Di Tengah Derita Seorang Janda Buta, Kepedulian Bang YD Hadir Bersama Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli

Gunungsitoli, oganpost.com – Di tengah berbagai kesulitan ekonomi yang dialami masyarakat kecil, kepedulian sosial kembali ditunjukkan tokoh masyarakat asal Kepulauan Nias, Yusman Dawolo atau yang akrab disapa Bang YD. Bersama Kawan-kawanGerakanPeduli, ia menyalurkan bantuan sembako kepada sejumlah keluarga kurang mampu di Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa, Kota Gunungsitoli, Kamis (21/5/2026).

Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang sebelumnya telah didata dan disurvei langsung oleh tim relawan Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli. Salah satu penerima bantuan adalah Ina Gamuni Mendrofa, seorang janda lanjut usia di Dusun VI Madula, Desa Fadoro You, yang mengalami gangguan penglihatan dan pendengaran.

Kondisi Ina Gamuni yang hidup dalam keterbatasan menggugah perhatian Bang YD untuk turut membantu meringankan beban hidup keluarganya.

“Terima kasih kepada kawan-kawan Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli atas tali kasih yang diberikan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan. Bang YD hanya bisa mendukung, hadir dengan hati, dan membersamai dalam setiap langkah kebaikan,” ujar Bang YD dalam keterangannya.

Kegiatan sosial tersebut dipimpin Dewan Pakar Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli, Ir. Armin Telaumbanua, bersama Ketua DPD Andi Mukhtar Telaumbanua, S.P,, Sekretaris DPD Famos Harefa S.T, Bendahara Yustina Halawa, serta jajaran pengurus lainnya.

Selain keluarga Ina Gamuni Mendrofa, bantuan sembako juga disalurkan kepada keluarga Jerni Mendrofa, Rilin Mendrofa, dan Anggi di Dusun VI Madula.

Kehadiran Bang YD melalui gerakan sosial itu mendapat perhatian luas dari masyarakat. Banyak warga menilai kepeduliannya bukan sekadar pencitraan, melainkan bentuk nyata keberpihakan kepada rakyat kecil yang sedang menghadapi tekanan ekonomi.

Selama ini, Bang YD dikenal sebagai tokoh yang sangat peduli, dan sangat aktif membantu masyarakat Kepulauan Nias, mulai dari pemberian beras, bantuan biaya pendidikan, obat-obatan, modal usaha kecil, bantuan korban kebakaran, hingga kebutuhan pokok lainnya.

Meski kini berada di Jakarta, kepeduliannya terhadap masyarakat kampung halaman Tano Niha, disebut tetap konsisten dan dirasakan manfaat khususnya oleh warga Kota Gunungsitoli dan umumnya masyarakat Pulau Nias.

“Masyarakat Kota Gunungsitoli dan Pulau Nias sangat senang dengan kepedulian Bang YD. Mereka kagum dan semakin menyukai dan mencintai beliau karena selalu hadir membantu rakyat kecil,” kata Famos Harefa.

Suasana haru tampak menyelimuti proses penyaluran bantuan. Sejumlah penerima bantuan terlihat menahan air mata saat menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih kepada para relawan maupun kepada Bang YD.

“Kami dari keluarga penerima bantuan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bang Yusman Dawolo. Semoga beliau diberikan kesehatan, dipanjangkan umur, dimurahkan rezeki, dan selalu dalam lindungan Tuhan,” ujar salah seorang penerima bantuan dengan mata berkaca-kaca.

Bagi para relawan Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli, kegiatan berbagi kepada masyarakat bukan hanya aktivitas sosial semata, melainkan bagian dari panggilan kemanusiaan untuk terus peduli dan hadir di tengah rakyat yang membutuhkan.

Kegiatan pembagian sembako tersebut pun menjadi perbincangan masyarakat di Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa dan sekitarnya. Kehadiran Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli bersama Bang Yusman Dawolo dinilai semakin memperkuat semangat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap warga kecil di Kota Gunungsitoli.

LAPORAN : Yarmend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *