SULSEL, Oganpost.com – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel), menegaskan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan pendidikan bagi warganya, khususnya siswa sekolah rakyat.
Hal ini, Bupati Lutra Andi Abdullah Rahim dengan melakukan audiensi bersama Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Sosial RI, Robben Rico, di Kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (8/7/2026) kemarin.
Pertemuan ini menjadi angin segar bagi dunia pendidikan di Bumi La Maranginang julukan Luwu Utara. Kehadiran Bupati, yang didampingi Kadis Sosial, Muhammad Yamin, bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan Sekolah Rakyat (SR) di wilayahnya mendapat dukungan penuh, baik dari sisi kelembagaan, koordinasi lintas sektor, maupun fasilitasi anggaran.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Andi Rahim membawa empat agenda dan aspirasi utama masyarakat Luwu Utara untuk dibahas bersama Sekjen Kemensos.
Empat agenda tersebut yakni, – Penyediaan Lahan Permanen, – Pertahankan SRT 68 di Luwu Utara, – Kemandirian Anggaran; dan – Optimalisasi Fasilitas Sekolah.
Terkait dengan penyediaan lahan, Pemda Lutra siap menyediakan lahan seluas 8 hektare demi pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) Permanen.
Yang menarik, Pemda Lutra juga memastikan lokasi rintisan SRT 68 tetap berjalan di Bumi La Maranginang.
Sebelumnya, merebak kabar bahwa, Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 68 di Kabupaten Lutra bakal dipindahkan ke Kabupaten Tana Toraja (Tator).
Dengan kebijakaan Bupati Andi Rahim yang tidak memindahkan SRT 68 ke daerah lain tentunya menyelamatkan nasib 90 siswa lama SRT 68 untuk tetap bisa melanjutkan sekolah di tanah kelahiran mereka sendiri.
“Kita juga bermohon agar pengelolaan anggaran Rintisan SRT 68 Lutra tetap dikelola secara mandiri dan tidak dilimpahkan ke SRT Kabupaten Tana Toraja,” sebut Bupati.
Aspirasi yang dibawa Bupati Andi Rahim, ini disambut hangat dan mendapat dukungan penuh dari pihak Kementerian Sosial (Kemensos).
Sekjen Kemensos, Robben Rico, menyatakan dukungannya terhadap seluruh permintaan yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Lutra.
Salah satu poin krusial yang langsung disetujui Kemensos adalah perubahan usulan lokasi lahan untuk pembangunan permanen SR Tahap III Kabupaten Lutra. “Kemensos RI juga mendukung penuh langkah Kabupaten Lutra untuk pembangunan permanen Sekolah Rakyat tahap ketiga.
Lokasi yang semula direncanakan di Desa Kamiri, Masamba, kini resmi disetujui untuk dialihkan ke Desa Tulung Indah, Kecamatan Sukamaju.
Dengan adanya lampu hijau dari Kemensos, keberlanjutan operasional Sekolah Rakyat di Lutra kini makin menemui titik terang. Langkah strategis ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan berkualitas, khususnya bagi anak-anak di Bumi La Maranginang.
***Ega/Yustus











